Klasifikasi Arthropoda
Rhezha Hussein, M.Si.
KLASIFIKASI ARTHROPODA
- Arthropoda adalah kelompok hewan yang memiliki kaki yang beruas-ruas (Arthros = berbuku-buku, poda =kaki).
- Tubuhnya terdiri dari kepala (kaput), dada (toraks) dan perut (abdomen).
- Sistern peredaran darah terbuka, darah tidak berfungsi mengangkut oksigen dan hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan.
- Susunan saraf terdiri dari otak sederhana dan tali saraf perut rangkap.
Dibagi Menjadi 4 Kelas, 2 diantaranya adalah :
1. Crustacea
Tubuhnya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen, yang terlindung oleh rangka luar yang keras. Umumnya hidup di perairan.
Terdiri dari dua kelompok besar yaitu :
1. Entomostraka merupakan crustacea miroskopik dan hidup sebagai zooplankton. Meliputi ordo Branchiopoda, Ostrcoda, Branchiura, Copepoda dan Cirripedia.
Misalnya : Daphnia sp. dan Mesocyclops sp.
2. Malakostraka merupakan crustacea tingkat tinggi/ makroskopik.
Meliputi ordo Isopoda, Stomatopoda dan Dekapoda yang memiliki nilai ekonorni bagi manusia,
Misalnya : Portunus sexdentatus (kepiting) dan Penaeus monodon (udang windu).
2. Arachnida
Tubuh terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. Bernafas dengan paru-paru buku/paru-paru bersegmen, berkaki delapan (4 pasang).
Dibagi Menjadi 3 Ordo :
• Arachnoidea (kelompok laba-laba)
Misalnya:
- Heteropoda venatoria (laba-laba pemburu)
- Nephila maculata (kemlandingan)
- Latrodectus mactans (laba-laba janda hitam, beracun dan sengatannya mematikan)
- Argiope aurantina (laba-laba kebun)
• Scorpionida (kelompok kalajengking)
- Segmen terakhir abdomen merupakan kelenjar racun Telson
- Pada mulut terdapat alat pencapit seperti catut Pedipalpus, dan semacam gigi Kelisera
Misalnya:
• Thelyphonus condutus (kalajengking)
• Chelifer cancroides (kala yang hidup di tumpukan buku-buku)
• Mastigoproctus giganteus (kalajengking raksasa)
• Acarina (kelompok tungau dan caplak)
Abdomennya bersatu dengan sefalotoraks, sebagian besar jenisnya hidup sebagai parasit.
Misalnya:
• Sarcoptes scabiei (penyebab penyakit kulit kudis kudis)
• Dermacentor andersoni (caplak pembawa ricketsia penyebab demam typus)
• Dermacentor variabilis (caplak anjing)
• Psoroptes ovis (tungau biri-biri)
- Arthropoda adalah kelompok hewan yang memiliki kaki yang beruas-ruas (Arthros = berbuku-buku, poda =kaki).
- Tubuhnya terdiri dari kepala (kaput), dada (toraks) dan perut (abdomen).
- Sistern peredaran darah terbuka, darah tidak berfungsi mengangkut oksigen dan hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan.
- Susunan saraf terdiri dari otak sederhana dan tali saraf perut rangkap.
Dibagi Menjadi 4 Kelas, 2 diantaranya adalah :
1. Crustacea
Tubuhnya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen, yang terlindung oleh rangka luar yang keras. Umumnya hidup di perairan.
Terdiri dari dua kelompok besar yaitu :
1. Entomostraka merupakan crustacea miroskopik dan hidup sebagai zooplankton. Meliputi ordo Branchiopoda, Ostrcoda, Branchiura, Copepoda dan Cirripedia.
Misalnya : Daphnia sp. dan Mesocyclops sp.
2. Malakostraka merupakan crustacea tingkat tinggi/ makroskopik.
Meliputi ordo Isopoda, Stomatopoda dan Dekapoda yang memiliki nilai ekonorni bagi manusia,
Misalnya : Portunus sexdentatus (kepiting) dan Penaeus monodon (udang windu).
2. Arachnida
Tubuh terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. Bernafas dengan paru-paru buku/paru-paru bersegmen, berkaki delapan (4 pasang).
Dibagi Menjadi 3 Ordo :
• Arachnoidea (kelompok laba-laba)
Misalnya:
- Heteropoda venatoria (laba-laba pemburu)
- Nephila maculata (kemlandingan)
- Latrodectus mactans (laba-laba janda hitam, beracun dan sengatannya mematikan)
- Argiope aurantina (laba-laba kebun)
• Scorpionida (kelompok kalajengking)
- Segmen terakhir abdomen merupakan kelenjar racun Telson
- Pada mulut terdapat alat pencapit seperti catut Pedipalpus, dan semacam gigi Kelisera
Misalnya:
• Thelyphonus condutus (kalajengking)
• Chelifer cancroides (kala yang hidup di tumpukan buku-buku)
• Mastigoproctus giganteus (kalajengking raksasa)
• Acarina (kelompok tungau dan caplak)
Abdomennya bersatu dengan sefalotoraks, sebagian besar jenisnya hidup sebagai parasit.
Misalnya:
• Sarcoptes scabiei (penyebab penyakit kulit kudis kudis)
• Dermacentor andersoni (caplak pembawa ricketsia penyebab demam typus)
• Dermacentor variabilis (caplak anjing)
• Psoroptes ovis (tungau biri-biri)
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Ciri-ciri Arthropoda | Klasifikasi Arthropoda
| Crustacea | Arachnida | Myriapoda | Insecta | Uji Kompetensi | Kegiatan Belajar
2
| Kegiatan Belajar
3
| Home
Untuk dapat memahami klasifikasi Arthropoda secara
menyeluruh, perhatikan bagan berikut ini.
![]() ![]() ![]()
Gambar 1. Hewan-hewan kelompok Arthropoda
Perbedaan
dari masing-masing kelas akan dijelaskan berikut ini. Perhatikan tabelnya!
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||



Tidak ada komentar:
Posting Komentar